Nilai Karakter/Sikap Integritas


Integritas berasal dari bahasa Latin 'integer' yaitu utuh. Mengacu pada KBBI, integritas dimaknai sebagai mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran. Karena itu, dalam kata integritas tersirat makna setiap pelakunya memiliki kejujuran, bisa dipercaya, berkomitmen, dan bertanggung jawab.
Menurut saya, integritas dalam arti mudahnya adalah sikap konsisten dan bertanggung jawab dalam menjalankan kehidupan, tidak mencla mencle dan labil atau mudah goyah.
Perwujudan integritas bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya dengan berperilaku jujur, bertanggung jawab dan dapat dipercaya serta konsisten.Dengan berperilaku jujur, memegang teguh prinsip-prinsip kebenaran, etika, dan moral, serta berbuat sesuai dengan perkataan maka orang tersebut bisa disebut bertanggung jawab serta memiliki integritas. Hal tersebut cukup untuk menjadi modal agar mendapat kepercayaan dari orang lain.

Melatih Integritas 

  • Kejujuran akademik: 
    • Melatih kejujuran dari hal-hal yang kecil; 
    • Melatih jujur dalam pembuatan tugas dan dalam ujian, serta tugas lain; 
    • Mengembangkan mimbar akademik; 
    • Publikasi gagasan siswa; 
  • Jujur dalam kehidupan 
  • Tepat waktu dalam janji 
  • Tanggungjawab terhadap tugas 
  • Konsisten dengan apa yang dikatakan dan dipikirkan, 
  • Konsekuen terhadap apa yang dibuat. 
  • Saling terbuka dengan teman, sehingga semakin transparan dan ada yang mengerti; 
  • Selalu refleksi tentang apa yang dibuat sehingga tetap dalam rel yang benar; 
  • Ikut kegiatan extrakurikuler demi mengembangkan nilai kemanusiaan secara utuh (spiritual, moral, afektif, emosi, fisik, sosial). 
  • Membangun relasi dengan Tuhan.

Contoh Integritas Bagi Siswa

  • Mengerjakan PR (Pekerjaan Rumah)
  • Tidak mencontek saat ujian.
  • Tidak membenci apalagi berkelahi sesama siswa.
  • Tidak memulai atau mengikuti tawuran.
  • Tidak bolos sekolah
  • Mengikuti tata tertib siswa yang diberikan sekolah ( jam masuk dan pulang, seragam, dan lain lain)
  • Tidak berbohong pada orang tua mengenai biaya tertentu yang diminta sekolah. ( diminta 10 ribu, bilang ke orang tua malah 20 ribu )
  • Disiplin dalam belajar.
  • Mau membantu teman yang kesusahan dalam memahami pelajaran.
  • Mau bekerja sama jika dimasukkan dalam satu kelompok. (faktanya biasa 1 orang kerja, yang lain hanya numpang nama kelompok)
  • Mau belajar dan mengeksplor hal hal yang belum atau tidak diajarkan disekolah
Siswa yang sering tidak hadir (alpa) dalam pembelajaran baik secara daring maupun luring dan sering telat dalam mengumpulkan tugas terindikasi memiliki nilai integritas rendah.
jika nilai integritas rendah maka empat karakter/sikap yang lainnya juga rendah: Religius, Nasionalis, Mandiri, Gotong Royong ... kenapa? karena tidak ada kecocokan antara ucapan dan tindakan, ngomongnya akan taat menjalankan ibadah, tapi kenyataannya? ngomongnya nasionalis, mandiri, dan mau bergotong royong? tapi kenyataannya?

Menilai Integritas

  • Dilihat data tentang:
    • Kejujuran
    • Kedisiplinan
    • Persaudaraan dengan teman
  • Ujian pengetahuan, dengan ulangan
  • Sikapnya apa sesuai dengan visi dan misi sekolah
  • Portofolio selama setahun.

Nilai-nilai Pendidikan Karakter Pancasila

Menurut Kemendikbud, terdapat lima nilai karakter utama yang bersumber dari Pancasila dan menjadi prioritas pembangunan pendidikan karakter. Nilai-niai tersebut adalah: 
  1. Nilai Karakter Religius
    Mencerminkan keberimanan terhadap Tuhan yang Maha Esa yang diwujudkan dalam perilaku melaksanakan ajaran agama dan kepercayaan yang dianut. Pribadi cinta damai dengan menghargai perbedaan agama, menjunjung tinggi sikap toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama dan kepercayaan lain, hidup rukun dan damai dengan pemeluk agama lain. 
  2. Nilai Karakter Nasionalis
    Karakter nasionalis ditunjukkan melalui sikap apresiasi budaya bangsa sendiri, menjaga kekayaan budaya bangsa, rela berkorban, menjaga lingkungan, taat hukum, disiplin, menghormati keragaman budaya, suku, dan agama. 
  3. Nilai Karakter Integristas
    Upaya menjadikan diri sendiri sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan, memiliki komitmen dan kesetiaan pada nilai-nilai kemanusiaan dan moral.
  4. Nilai Karakter Mandiri
    Sikap dan perilaku tidak bergantung pada orang lain dan menggunakan segala tenaga, pikiran, dan waktu untuk merealisasikan harapan, mimpi, dan cita-cita.
  5. Nilai Karakter Gotong Royong
    Tindakan menghargai semangat kerja sama dan bahu membahu menyelesaikan persoalan bersama, menjalin komunikasi dan persahabatan, serta memberi pertolongan pada orang-orang yang membutuhkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rapor Semester 7 XIII KJIJ1

Softskill: pentingnya memiliki cita-cita atau target yang ingin dicapai